Postingan

Pasca-Corona

Gambar
Mami Merkel ngambek dong... ini gegara cowok-cowok pemimpin negara federal di Jerman ndak mau diatur! Mereka menerapkan strategi exit sesuka hati dan maunya buru-buru keluar dari bencana corona, tidak mau menuruti nasehat mami yang selalu berhati-hati.

Tapi percayalah, jika kamu bertanya kepada orang Jerman tentang siapa yang paling hebat dalam menangani bencana ini, pastilah semua orang akan menaruh respek kepada Mami Merkel. Sang Bundeskanzlerin.

Kamu ingat saat-saat pertama wabah corona melanda dunia, bagaimana dia dengan gagah perkasa menjemputi orang Jerman yang sedang keluyuran liburan ke Luar negri? benar-benar seperti emak-emak yang mendekap erat anak-anaknya jika ada bahaya mendekat.

Jadi cerita terbaru begini... seperti halnya emak-emak pada umumnya, mami Merkel juga sangat hati-hati melindungi anak-anaknya, dalam hal ini rakyat Jerman. Beliau bilang agar kita stay home lebih lama lagi karena corona belum hilang sepenuhnya, toh kebutuhan hidup sudah dijamin. Sementara gegar…

Surat Denda Dari Italia

Gambar
Pak pos membawa surat kilat tercatat, artinya dia membunyikan bel pintu dan aku harus menandatangani resi digital sebagai bukti terima. Alamat pengirim aneh... Bla-bla-bla Italia, gitu...

Isi surat tak bisa dipahami karena berbahasa Italia. Lembar surat kedua barulah berbahasa Jerman. Lha ternyata surat denda, katanya melanggar lalu-lintas atau apalah ndak jelas banget. Lalu aku tanya ke bojoku, jangan-jangan dia telah pergi ke Italia tanpa sepengetahuanku.
Brooo... Kamu dapat surat denda dari Italia, ini plat nomernya mobilmu.... What have you done in Italiaaaaaa??? tanyaku penasaran.
Dia menelitinya dan berusaha mengingat-ingat sembari hilir mudik ke dapur - kamar mandi - gudang -garasi dan lain-lain sampai aku lupa bahwa aku telah bertanya. Tetiba dia ingat bahwa pada tanggal didenda ini, kami sedang ada di sebuah kota kecil di Italia Utara entah apa nama kotanya, lalu kami parkir di pinggir jalan seenak udel kemudian jalan-jalan sore memasuki sebuah kota antik di dalam benteng ku…

Ini Hanyalah Tipuan Semata

Gambar
Foto yang bagus ya... semangkuk sayur kare yang disajikan di atas sebuah serbet biru, dilengkapi dengan sendok plus garpu yang gagangnya juga berwarna biru. Sementara di sudut, ada tampak sebuah kipas merah. Jadi setelah makan semangkuk sayur kare pastilah jadi kegerahan, karena ini memakannya berada dalam cuaca panas dengan sinar matahari ngejreng di luar sana. Lihat kan? Alangkah terangnya sinar matahari yang terpantulkan dari jendela dan menyinari seluruh permukaan meja kayu.

Meja kayu yang sudah kusam dan busuk... atau sebut saja 'vintage' atau antik agar kesannya lebih bersahaja. Cat hijau dari meja itu sudah banyak yang mengelupas dan terlihat alangkah jeleknya kayu meja itu.

Apakah orangnya tidak punya duit untuk beli meja baru???? Misalnya meja kaca atau marmer mahal? Atau meja kayu yang diplitur halus dan kiclong barangkali?

Tidak begitu bencooong... Alasannya akan aku tulis di bawah....

Nah sekarang coba lihat foto di bawah ini, ini adalah foto yang sama seperti di …

Manuskrip Buku Kedua

Gambar
Aku sedang merapikan manuskrip buku kedua. Seperti halnya buku pertama yang telah terbit dan sedang beredar di pasaran, ini juga tentang masak-memasak makanan tradisional dari Indonesia dalam Bahasa Jerman.

Tapi karena sedang suntuk merangkai kata dalam rumitnya gramatik Bahasa Jerman, maka aku sambi nyelimur ngeblog dalam bahasa tercintah lah yauw....

Jadi buku pertamaku adalah tentang kumpulan resep sayur-mayur. Resep masakan asli Indonesia, bisa dibeli di amazon. Sedangkan buku kedua ini juga akan berkutat dengan resep-resep masakan Indonesia dengan tema yang berbeda yaitu Streetfood.

Saat ini masih dalam rangka merapikan manuskrip, lalu menulis exposé sebelum dikirimkan ke penerbit. Entahlah penerbit mana nanti yang mau menerbitkan manuskrip-ku...


Sebenarnya aku akan mengerjakan bagian akhir dari buku ini dengan tinggal di Denpasar dan Banyuwangi selama sebulan, agar kreativitasku lebih tergugah dan lebih menjiwai karena ini adalah buku tentang streetfood dari Bali dan Indonesia …

Bersuka Cita Di Rumah Saja

Gambar
Salam Corona buat semuanyaaaaa.....
Tahukah kalian bahwa corona benar-benar telah merubah kultur dan adat kebiasaan kita? Dalam postingan ini aku mau cerita bagaimana kami di Jerman telah sangat amat berubah menjalani keseharian dalam suasana krisis corona ini.

Ini sudah memasuki minggu keempat atau ketiga bahwa kami disarankan berdiam diri di rumah - entahlah, sejak berlaku pembatasan keluar rumah, aku sudah tidak menghitung hari lagi.

Sejak pembatalan penerbanganku ke Bali yang telah aku ceritakan di sini, aku jadi rajin mengikuti berita radio dan sesekali nonton berita TV... sumprit sampai sekarang aku masih nyesek ndak bisa terbang ke Indonesia.

Kejadian selanjutnya berlangsung sangat cepat dan tiba-tiba; Beberapa Bundesländer (Negara Bagian) menutup perbatasan, tentara turun ke jalan, orang-orang dianjurkan tinggal di rumah saja, semua toko, restoran, salon tutup kecuali supermarkt dan usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

Kami cuma bisa terbengong-bengong... pada saat…

Batal Ke Indonesia Gegara Corona

Gambar
Hari ini 2 April 2020, seharusnya aku sedang jalan-jalan sore di Pasar Senggol Kreneng Denpasar menikmati riuhnya suasana sore sembari makan comot-sana comot-sini di warung-warung tenda yang bertebaran di seluruh penjuru. Lalu kembali ke hotel yang berada tak jauh dari Lapangan Puputan, berenang sebentar dan selanjutnya menikmati kamar hotel bintang 3 yang nyaman, luas dan sejuk.
Lalu keesokan harinya pindah ke sebuah villa dengan kolam renang di Canggu untuk menyambut semua keluargaku. Kami akan meniknmati waktu beberapa hari bersama di sini sebelum semuanya termasuk aku akan berkendara ke Banyuwangi. Di Banyuwangi aku akan tinggal selama sebulan. Tentulah suasana meriah dan hiruk-pikuk yang akan aku rasakan. Hangatnya udara yang nyaman dan makanan emak yang selalu terasa nikmat.
Tetapi apalah daya, gegara corona aku harus membatalkan semua perjalananku, atau mereka yang membatalkannya.
Aku sudah booking tiket Lufthansa dari Billund (sebuah bandara mungil di Denmark) ke Denpasar sej…

Aku Memutuskan Pensiun Dini

Gambar
Betul sekali dong... Sekarang aku sudah pensiun, pada umur empat-puluhan awal. Bagaimana rasanya jadi pensiunan? Pasti asik lah... santai, menikmati masa-masa yang berkualitas dan punya banyak waktu..... Benarkah? Ternyata tidak semuanya benar say, pensiun tidak membuatku jadi punya banyak waktu.

Pasti ada yang bertanya; Bagaimana aku bisa pensiun awal? Kuncinya adalah karena aku punya rencana hidup, selalu belanja sewajarnya saja, rajin bekerja di masa lalu dan.... mendapatkan keberuntungan yang besar.

Maksud pensiun dini di sini adalah bahwa aku tidak harus bangun pagi setiap hari untuk bekerja, tidak lagi membayar dana pensiun tetapi dibayar oleh dana pensiun yang telah aku bayarkan dulu, bahkan nanti sampai aku meninggal dan setelah meninggal, dan... bebas masalah finansial.

Pensiun Artinya Punya Banyak waktu Luang Oh nanti kalau pensiun akan rajin nulis blog, rajin update semua akun socmed, dan mau ini dan akan itu dan lain-lain.... karena aku akan punya waktu....

Ternyata angga…